Sisikalimantan.com, Gunung Mas – Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas terus menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar. Seperti yang dilaksanakan di Desa Pematang Limau Kecamatan Sepang, Senin, 2 Februari 2026.
“Hari ini kami melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya terkait lingkungan di Desa Pematang Limau, kami bersama rombongan mulanya membersihkan sampah dan memangkas rumput tinggi di tugu perbatasan antara Kabupaten Gunung Mas dengan Kabupaten Pulang Pisau,” kata Ketua Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas, Isnaini, Senin, 2 Februari 2026.
Setelahnya, rombongan pengurus Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas melaskanakan kegiatan menanam pohon di SDN Pematang Limau dan SMPN Satu Atap 1 Sepang.
Baca juga: Baru Tahu Ini Manfaat Berjalan Kaki Menurut Penelitian Para Ahli
“Karang Taruna Provinsi Kalimantan Tengah memberikan bantuan bibit pohon, kemudian bersama-sama kita tanam di Desa Pematang Limau bersama dengan Pak Camat, Kapolsek dan tamu undangan lainnya,” jelas Isnaini.
Dirinya berharap, bantuan bibit pohon tersebut bisa dirawat agar bisa tumbuh menjadi pohon yang bermanfaat untuk sekitar serta menjaga lingkungan khususnya di Desa Pematang Limau.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Karang Taruna Provinsi Kalimantan Tengah dan Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas terhadap lingkungan dan upaya kami melestarikan lingkungan,” ucapnya.
Selain itu, Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas juga melaksanakan lomba menggambar di SDN Pematang Limau dalam rangka membiasakan peserta didikan untuk menyadari pentingnya menanam pohon dan menjaganya.
Baca juga: Sekolah Rakyat Permanen di Gumas dalam Proses Pembangunan
Untuk pemenang lomba menggambar, juara I yakni Elsa Rihana kelas 5 SD, juara II yakni Analisa kelas 3 dan juara III yakni Andra kelas 5. Dilanjutkan dengan pembagian bantuan alat tulis untuk siswa SD dan SMP.
Lalu, pembagian 10 paket cairan pembersih lantai untuk rumah ibadah yang berada di Desa Pematang Limau dan Desa Tampelas.
“Ada pula bantuan paket sembako dari Gubernur Kalimantan Tengah yang kami bagikan kepada masyarakat kurang mampu di Desa Tampelas dan Pematang Limau,” tukasnya. (YD)








